Kenapa mudah marah saat lapar

Kenapa mudah marah saat lapar

Kinikita-Ketika kita merasa lapar, otak kita mengirimkan sinyal bahwa kita perlu bahan bakar. Semakin lapar, kita mulai merasakan marah. Kita sering menganggap kemarahan adalah sifat karakter, dan menjadi marah ketika lapar hal yang tidak dapat dihindari. Apa yang banyak orang tidak sadari adalah marah dan tingkat kemarahan bukan saja merupakan karakteristik dari seseorang tetapi sebuah perasaan yang timbul dari proses ilmiah. Ada fungsi tubuh – proses – yang terjadi dalam diri kita ketika kita membutuhkan makanan dan tidak kita dapatkan. Fungsi-fungsi ini membawa kita ke dalam perasaan marah saat lapar. Ini adalah hal yang normal.

Berikut alasannya.

Apa yang terjadi pada otak kita ketika merasakan lapar

Beberapa Studi menunjukkan bahwa terkait dengan fungsi tubuh dan apa yang terjadi dalam diri kita ketika kita perlu makan. Segala sesuatu yang kita konsumsi, protein, lemak, karbohidrat, ini semua dicerna dan membentuk menjadi gula, asam amino dan asam lemak bebas yang kemudian diserap ke dalam aliran darah kita. Nutrisi penting ini kemudian dilepaskan ke jaringan otot, dan bidang-bidang penting lainnya pada tubuh kita, dan membuat kita menjadi lebih sehat dan merupakan sumber energi.

Seiring dengan berjalannya waktu dan pada saat kita belum makan untuk sementara waktu, proses ini akan melambat, dan kita mulai merasa penurunan energi karena penurunan dalam siklus ini. Salah satu gula yang dibuat dalam proses ini (glukosa) memiliki peranan yang cukup besar dalam siklus ini! Jika kadar glukosa turun cukup jauh, otak merasakan ini sebagai ancaman bagi Kita, dan akan mengirimkan sinyal peringatan ke otak. Berbeda dengan organ lain, Otak memerlukan glukosa sebagai sumber energi utama untuk bekerja. Organ-organ lain bergantung pada nutrisi lain juga, tapi otak sangat bergantung pada glukosa. Ketika merasalan takut akan tidak terpenuhinya glukosa, otak merasakan bahwa itu adalah sebuah ancaman. Ini merupakan kesatuan antara otak dan glukosa yang tidak dapat dipisahkan.

image src:theconversation.com
image src:theconversation.com

Ini bukan salah kita!

Jadi dapat dilihat ini adalah cara otak membuat Kita melakukan apa yang diinginkannya, dan memberikan apa yang dibutuhkan. Beberapa bukti dari proses ini? Ingat terakhir kali apa yang terjadi pada saat Kita merasa benar-benar lapar. Apakah pkitangan agak kabur? Apakah ide ide, komunikasi, kecepatan Kita berpikir semakin menurun? Hal ini merupakan sebuah tkita bahwa otak bekerja dalam kondisi kadar glukosa yang rendah.

Hal ini lah yang membuat kita menjadi menjadi gampang marah, sering membentak orang, atau tidak bekerja dengan baik pada saat kita sedang lapar. Itulah mengapa pentingnya untuk mengisi tubuh kita dengan makanan yang bergizi. Jadi normal apabila kita dalam keadaan lapar, kita akan lebih mudah marah. Alangkah baiknya dalam waktu tertentu tubuh kita diberi asupan makanan dengan gizi yang baik sehingga hubungan sosial, pekerjaan dapat berjalan dengan baik.

 

Facebook Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *